Kajari Amurang Diduga Diamkan Kasus Cune

unnamed (3)
Amurang,LintasKawanua- Meski kasus Cune sudah mendapatkan putusan hukumuman selama 14 tahun dari Makamah Agung, tapi sayangnya hingga kini tersangka Cune masih berkeliaran dengan bebas di Kabupaten Mitra
Parahnya lagi , diduga pihak kejaksaan negeri Amurang, mendimkan kasus tersebut. Bayangkan saja dari 2014 hingga kini, pihaj Kejaksaan belum melakukan eksekusi terhadap tersangkah Cune.” Inikan sudah tahun 2017, tapi herannya hingga kini cune belum diamankan oleh pihak Kajari Amurang.” Kata sumber yang dapat dipercaya.
Lagi sumber menuturkan, ada apa dengan tersangka pihak Kejaksaan Negeri Amurang, karena semenjak mendapatkan putusan dari MA dimana oknun tersangkah cune harua dilakukan eksekusi dan ditahan selama 14 tahun potong masa tahanan 1,5 tahun. Tapi heranya itu tidak dilakukan oleh pihak kejakasaan Amurang.” Kami menduga pihak oknum kejaksaan waktu lalu sudah mendapat “imbalan” dari tersangka cune, buktinya hingga kini kasus cune seperti tidak tersentuh kajari Minsel.” Katanya.
“Nah pada tingkatan terakhir di Makamah Agung terdakwa divonis jadi 14 tahun penjara. Dan salinan putusan itu yang kami tahu sudah dikirimkan ke Kejari Minsel untuk melakukan eksekusi,” beber sumber dimaksud.
Bahkan informasi yang dirangkum media ini ternyata saat ini Cune bebas berkeliaran di wilayah kabupaten Mitra tampa disentuh oleh pihak kejaksaan negeri Amurang.“ kami heran hingga kini kasua Cune tidak dilakukan penangkapan. Kondisi semacam ini menimbulkan tanda tanya besar. Ada apa dengan pihak Kejari ?”, tanya sumber lagi.
Apalagi menurut sumber dalam pasal 270 KUHP itu diatur jelas mengenai waktu proses eksekusi setelah menerima putusan. Ini kemudian diatur juga oleh edaran Makamah Agung.
“Jadi mestinya Kejari mengedepankan aspek aquality before the law. Jangan pandang bulu. Apapun dan siapapun jika bersalah langsung diseret sesuai hukum. Sebagai asas Fia Justitia at Pereat Mundus atau meskipun bumi runtuh hukum harus ditegakkan,” kata mereka.
Sementara itu, Kepala Kejari Minsel Lambok Sidabutar saat dikonfirmasi menagkui pihaknya sedikit mengalami kendala. Itu karena berkas putusan tersebut masih dicari dan belum ditemukan.”Saya sudah perintahkan Kasie Pidum untuk cari berkasnya. Kalau sudah dapat dan benar informasi itu langsung kita lakukan eksekusi. Tanpa tunggu lama,” jawab Sidabutar yang didampingi Kasie Intel dan Kasie Pidum Kejari Minsel(tedha)

Iklan

Kajari Minsel Dinilai Lamban Tangani Kasus Eksekusi Cune

images (12)

Amurang,LintasKawanua- Kasus pembunuhan yang terjadi empat tahun silam ini terkesan jalan di tempat. Ada sinyalemen pihak Kejari Minsel diduga sengaja mendiamkan, malah belakangan diendus tak mau ambil pusing, serta diduga ada main mata dalam kasus tersebut.

Kinerja Kejari dipertanyakan dalam menangani kasus tersebut. “Ini yang jadi pertanyaan kami sebagai warga. Sudah ada putusan Incraht dan itu melalui Makamah Agung tapi kok tidak dilakukan eksekusi. Ini ada apa ? Jangan ada main mata di kasus ini,” ungkap sumber resmi yang tidak mau namanya disebutkan.

Sumber menjelaskan kronologis putusan pengadilan yang menjatuhkan vonis penjara terhadap “CS”. Awalnya melalui sidang di pengadilan Tondano yang bersangkutan dijatuhi hukuman 7 tahun penjara. Tapi tidak selesai di situ. Malah terdakwa mengajukan banding pada tingkat selanjutnya.

“Nah pada tingkatan terahir di Makamah Agung terdakwa divonis jadi 14 tahun penjara. Dan salinan putusan itu yang kami tahu sudah dikirimkan ke Kejari Minsel untuk melakukan eksekusi,” beber sumber dimaksud.
Bahkan informasi yang dirangkum media ini ternyata saat ini Cune bebas berkeliaran di wilayah kabupaten Mitra tampa disentuh oleh pihak kejaksaan negeri Amurang.“ kami heran hingga kini kasua Cune tidak dilakukan penangkapan. Kondisi semacam ini menimbulkan tanda tanya besar. Ada apa dengan pihak Kejari ?”, tanya sumber lagi.

Apalagi menurut sumber dalam pasal 270 KUHP itu diatur jelas mengenai waktu proses eksekusi setelah menerima putusan. Ini kemudian diatur juga oleh edaran Makamah Agung.

“Jadi mestinya Kejari mengedepankan aspek aquality before the law. Jangan pandang bulu. Apapun dan siapapun jika bersalah langsung diseret sesuai hukum. Sebagai asas Fia Justitia at Pereat Mundus atau meskipun bumi runtuh hukum harus ditegakkan,” kata mereka.

Sementara itu, Kepala Kejari Minsel Lambok Sidabutar saat dikonfirmasi menagkui pihaknya sedikit mengalami kendala. Itu karena berkas putusan tersebut masih dicari dan belum ditemukan.

“Saya sudah perintahkan Kasie Pidum untuk cari berkasnya. Kalau sudah dapat dan benar informasi itu langsung kita lakukan eksekusi. Tanpa tunggu lama,” jawab Sidabutar yang didampingi Kasie Intel dan Kasie Pidum Kejari Minsel.(timl

Kapolsek Tenga Buka Puasa Dengan Manajemen PLTU


Amurang,LintasKawanuaNews-Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri bersama sejumlah anggota bhabinkamtibmas menghadiri acara buka puasa bersama management dan karyawan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Amurang, Senin (12/6).

Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan upaya kepolisian dalam hal pembinaan kemitraan dengan masyarakat khususnya umat muslim.

“Buka puasa bersama merupakan agenda rutin jajaran kepolisian dalam hal pembinaan kemitraan dengan masyarakat khususnya umat muslim pada bulan Ramadhan ini,” ungkap Kapolsek.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Tenga juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas terkait dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi gangguan kamtibmas, keselamatan kerja serta pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama khususnya di lingkungan kerja sehari-hari.(tim)

Wakil Ketua MPR RI Lakukan Sosialisasi 4 Pilar Di Polres Minsel


Amurang,LintasKawanuaNews-Wakil Ketua MPR RI Letjen TNI (Purn) Evert Ernest Mangindaan,SE,SIP, mengadakan kegiatan sosialisasi 4 (empat) pilar kebangsaan di gedung aula Polres Minahasa Selatan, Senin (12/6), yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kedatangan purnawirawan Jenderal TNI Bintang Tiga ini disambut langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MSi, Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma,SH, para pejabat utama dan personil jajaran Polres Minahasa Selatan.

Dalam pemaparannya, Wakil Ketua MPR RI Letjen TNI (Purn) Evert Ernest Mangindaan,SE,SIP, menekankan bahwa 4 (empat) pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah jati diri Bangsa Indonesia.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, sudah final dan merupakan jati diri Bangsa Indonesia,” tegasnya.

Ditambahkannya, bahwa pemahaman mengenai 4 (empat) pilar kebangsaan ini sangat penting dimantapkan sebagai ideologi, konstitusi dan pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara di bumi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara sosialisasi 4 (empat) pilar kebangsaan diakhiri dengan penyerahan cendramata dari MPR RI kepada Polres Minsel dan dari Polres Minsel kepada MPR RI, kemudian dilanjutkan foto bersama Wakil Ketua MPR RI Letjen TNI (Purn) Evert Ernest Mangindaan,SE,SIP, dengan seluruh peserta kegiatan sosialisasi.(hañy)

Melayat Dirumah Duka Bersama Pers Minsel, Bupati Tetty Berikan Penghiburan Bagi Keluarga Almarhum


Amurang,SuaraKawanua- Bupaati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, yang dikenal merakyat dan sangat peduli dengab insan pers menghadiri rumah duk di kelurahan Lewet atas meninggalnya salah satu anggota Pers Minsel Almarhum Ferdinad Kaligis ST. Pada kesempatan tersebut Bupati CEP memberikan kata penghiburan pada istri dan anak-anak Almarhum bahkan keluarga yang ditinggalkan.


Menurut Bupati almarhum merupakan mitra kerja, dan almarhum selalu mengabarkan berita yang aktual dan membangun.

” Kami pemerintah daerah salut dengan almarhum dalam melakukan tugas sebagai Anggota Pers Minsel, karena sejauh ini insan pers selalu melakukan tugas sebagai jurnalis yang handal dan mengabarkan informasi yang benar dan Terdepan.” Kata Tetty.

Selaku Pemerintah Kabupaten menyatakan duka yang sangat dalam atas meninggalnya alamarhum dan biarlah keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dari Tuhan.(ted/hanny)

Oliver Akhirnya Di Temukan Di Laut Amurang


Amurang, SuaraKawanua- Bocah Usia 12 tahun akhirnya ditemukan oleh pihak Polres Minsel yakni Pol Air dan Basarnas yang dibantu oleh Pihak TNI. awalnya Seorang bocah bernama Oliver Matahang (12), warga Uwuran Dua Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), hilang terseret ombak di pantai Kelurahan Bitung, Selasa (6/6/2017) siang tadi. Bocah korban tenggelam ini akhirnya ditemukan pukul 06.30 wita di kompleks pantai alar Amurang.
Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana membenarkan peristiwa ini. Dia menyatakan, Satuan Pol Air Polres dan Basarnas sudah menemukan korban dan kondisinya meninggal dunia.

”Satuan Pol Air dan Basarnas saat ini sudah berusaha optimal mungkin korban ditemukan dalam keadaan tewas,” Kata Kapolres.

Informasi yang diperoleh, sebelum kejadian, Oliver (korban) sedang mandi di Pantai Kelurahan Bitung belakang Cafe Sie Side dan kemudian hilang. Diduga ombak besar menyeret korban hingga ketengah dan menghilang tapi pihak Polres dan Basarnas dibantu TNI sudah menemukan korban kemudian dibawa ke RS Kalooran Amurang dan selanjutnya akan dibawa di keluarga Korban di Uwuran.(Hanny)

Tim Supervisi Divisi Humas POLRI Berkunjung Di Polres Minsel

Amurang,SuaraKawanua-Tim supervisi dari Divisi Humas Polri mengadakan kegiatan kunjungan kerja di Polres Minahasa Selatan (Minsel) Selasa (6/6/2017) siang tadi.
Tim Supervisi yang diketuai Kepala Biro PID (Pengelola Informasi dan Dokumentasi) Divhumas Polri Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu, disambut Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MSi, Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma,SH.

Ketua Tim Supervisi Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu, memberikan arahan kepada para pejabat utama dan kapolsek serta ratusan personil jajaran yang dilaksanakan di gedung aula Polres Minsel.

Karo PID Divhumas Polri Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu menyatakan apresiasi atas penyambutan yang dilakukan oleh jajaran Polres Minsel.

“Kami sangat terkesan dengan penyambutan yang luar biasa ini. Hal ini sungguh diluar perkiraan kami,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Karo PID juga mengingatkan agar seluruh personil Polres Minsel untuk peka terhadap perkembangan dinamika sosial dengan terus mencermati setiap pemberitaan yang beredar di media sosial.

Sebelum meninggalkan Polres Minsel Karo PID Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu, bersama tim supervisi meninjau langsung ruangan redaksi humas Polres Minsel sambil memberikan arahan dan petunjuk terkait dengan pemberitaan kegiatan kepolisian.(Tes/Sk1)