400 Koperasi Resmi Beroperasi Di Kabupaten Minsel

Kadis Koperasi Dan UKM Minsel Meity Netty Tumbuan MSi

Amurang, SuaraKawanua – Dinas Koprasi Minsel, sesuai keputusan Kementerian Koperasi dan UKM RI melalui No.114/KEP/M.KUKM.2/XII/2016 membubarkan 457 koperasi di Kabupaten Minahasa Selatan. Pembubaran 457 koperasi di Minsel dengan alasan bertahun-tahun lamanya tak pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Minahasa Selatan, Meity Netty Tumbuan, SPd MSi membenarkan hal diatas. ‘’Ya, dari 857 jumlah koperasi di Minsel sebanyak 457 koperasi dinyatakan tak aktif. Bahkan, tidak pernah melaksanakan RAT selama bertahun-tahun. Dengan demikian, setelah dilaporkan ke Kementerian Koperasi dan UKM RI, maka keluarlah rekomendasi No.114/KEP/M.KUKM.2/XII/2016 untuk pembubaran 457 koperasi di Minsel,’’ujar Tumbuan.
Dikatakan Tumbuan lagi, mereka dibubarkan lantaran selama bertahun-tahun lamanya tidak melapor. Juga, tidak pernah melaksanakan RAT. Dengan demikian, ke-457 koperasi diatas tak taat aturan yang berlaku.
‘’Selain itu, pembubaran 457 koperasi penting. Oleh sebab itu, warga yang ingin membuat atau mendirikan koperasi harus memberikan teladan yang baik. Jangan setelah terbentuk, pikiran hanya selalu menunggu bantuan pemerintah,’’kata Tumbuan yang juga mantan Kepala Kantor Pengelola Kebersihan dan Pertamanan Minsel.
Ditambahkannya lagi, tujuan pembubaran 457 koperasi di Minsel dalam rangka pendataan dan penataan koperasi di tahun 2017. ‘’Jadi, di Minsel berjumlah 400 dari 857 koperasi setelah pembubaran 457 koperasi, atau lebih dari setengah jumlah koperasi di Minsel. Namun demikian, bila 400 koperasi di Minsel tidak juga bekerjasama dengan pemerintah, yaitu melaporkan jalannya RAT. pastilah, pihaknya akan mengusulkan untuk dilaksanakan pembubaran kembali,’’pungkas Tumbuan yang mantan Kabag Keuangan Setdakab Minsel tersebut.
(Hanny)

Iklan