Dinkes Minsel Salurkan Kartu Jamkesda

Amurang,SuaraKawanua– Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)  mengakui, tahun-tahun sebelumnya banyak ditemui kartu Jamkesda tidak  diterima langsung masyarakat. Awalnya, Dinas Kesehatan menyerahkan kepada Hukum Tua setempat, namun ternyata rata-rata warga desa tidak menerima kartu Jamkesda.
Kepala Dinas Kesehatan dr Ternie Paruntu melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Junus R Koleangan menjelaskan, bahwa dalam dekat ini, pihaknya akan turun desa. ‘’Ya, sebelum turun ke desa-desa. Pihaknya melakukan pemeriksaan, baik melalui kartu Jamkesda yang diterima, hingga melihat sesuai nama yang tertera dalam berkas seperti computer dan arsip lainnya,’’ujar Koleangan.

Dikatakan Koleangan, bahwa rata-rata warga desa miskin tidak menerima secara langsung kartu Jamkesda. Karena memang, ini menjadi kesalahannya. Sehingga, di saat kartu Jamkesda diserahkan ke Hukum Tua, ternyata hukum tua tidak menyerahkan secara langsung kepada warga.

 

‘’Maka dari itu, dalam dekat ini pihaknya akan turun dan menemui langsung warga yang tertera dalam kartu Jamkesda tahun 2017. Menurutnya, ada sekitar 16.808 kartu Jamkesda yang akan diserahkan di 167 desa dan 10 kelurahan di Minsel. Sekali lagi, penyerahan tahap kedua kartu Jamkesda tahun 2017 ini tak melalui pemerintah desa. Melainkan, akan ditemui langsung warga pemilik kartu Jamkesda,’’tegasnya.

Hukum Tua Desa Poopo Utara Kecamatan Ranoyapo Ridel Marentek mendukung rencana Dinas Kesehatan Minsel untuk turun ke desa dan menyerahkan kartu Jamkesda tahun 2017 ini.
‘’Sebagai pemerintah desa sangat mendukung rencana Dinkes Minsel. Diakuinya, banyak warga miskin tidak memiliki kartu Jamkesda. Padahal, Jamkesda telah dibayar pemerintah melalui Kantor BPJS. Sekali lagi, pemerintah desa sangat mendukung rencana Dinkes Minsel akan turun menemui warga untuk diserahkan kartu Jamkesda tersebut,’’pungkas Merentek.(ape/ted/han)

Iklan