Program Menanam Jagung, Bupati CEP Dan Wabup Optimalkan Lahan Tidur 50,ribu ha

Amurang,LintasSuaraKawanua-Bupati Minsel Christainy Eugenia Tetty Paruntu SE dan Wabup Franky Donny Wongkar guna menopang program pemerintah pusat guna menyediakan lahan untuk penanaman jagung di Kabupaten Minsel. Bahkan program Menanam jagung merupakan Program Pemerintah Pusat menggalakan program yang bertajuk Nasional, sekitar 1,3 juta hektar. Jagung merupakan tanaman pangan, sumber bahan pokok bagi sebagian masyarakat, yang memiliki manfaat di samping untuk tujuan kesejahteraan masyarakat, dengan memanfaatkan lahan tidur. Jagung memiliki kandungan dan kaya akan karbohidrat sebagai asupan dan Kandungan karbohidrat, jagung dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji jagung. Kandungan Karbohidrat itulah yang bisa menambah atau memberikan dampak asupan kalori pada tubuh manusia, dan merupakan sumber tenaga sehingga jagung dijadikan sebagai bahan makanan pokok juga berguna bagi makanan ternak termasuk sapi dan kuda, begitu pula daun dan batang jagung yang belum kering, jagung muda yang enak di makan saat di rebus, dan di bakar seperti terlihat di kuliner.Program menanam dan memanen terlihat di Kabupaten Minahasa-Selatan, melalui dinas Pertanian, yang mengsuport langsung program Nasional menanam, dengan memanfaatkan lahan tidur. Target 50 ribu hektar, optimis di sampaikan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE. di dampingi Wakil Bupati Minsel Franky Wongkar, SH. di hadapan dirjend Pertanian saat bertandang di Kabupaten Minsel pekan lalu.
Sebelumnya program menanam telah di laksanakan bagi petani-Petani yang tersebar di 167 desa dan 10 kelurahan. Bantuan bibit dan pupuk kepada petani terealisasi tahun 2017 ini. Panen besar yang nantinya berlangsung di kabupaten minsel di repon positiv oleh Pemerintah Pusat dengan tujuan memberdayakan warga masyarakat petani, rencana panen besar-besaran ini tentunya memberikan dampak positiv bagi kemajuan seluruh petani-petani desa.

Pembudidayaan jagung merupakan usaha agraris, bergerak di bidang pertanian, jadi persiapan ini menurut Kadis Pertanian Minsel Ir. Frans Tilaar, benar-benar matang, mulai dari pemilihan lokasi, pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, serta lokasi Panen. Bupati Minsel Tetty-Paruntu panggilan akrabnya, mengharapkan Program Nasional Menanam yang di galakan Pemerintah Pusat, kita dukung bersama dalam rangka menuju Swasembada Pangan. Bentuk apresiasi Masyarakat patut di berikan bagi Pemerintah Kabupaten Minsel yang siap dengan target pemerintah Pusat menyiapkan lahan 50.000 Hektar.(ted/hanny)

Iklan

Peringati HUT Ke-408 Bupati CEP Bersyukur Bersama Warga Kapoya

Amurang,SuaraKawanua-Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, SE pada acara HUT Desa Kapoya dalam rangkaian Minsel Bersyukur dan Berkarya dan Rapat Paripurna Istimewa BadanPermusyawaratan Desa Kapoya

Christiany Eugenia Paruntu, SE
Menyampaikan, programprogram pembangunan diseluruh pedesaan termasuk Kapoya, berlangsung secara Continue, komplementer dan bersenergi, dan semua itu tidak lepas dari hasil perjuangan dari seluruh komponen masyarakat di desa Kapoya secara lintas Generasi,
bupati juga berpesan agar budaya2 dan kreatifitas lokal yang merupakan ciri khas dari Desa Kapoya agar selalu dipelihara dan dikembangkan,

Di akhir sambutannya Bupati CEP berkerinduan agar seluruh rakyat Minsel yang termasuk didalamnya masyarakat Desa Kapoya, agar selalu menjaga kerukunan umat beragama, dan tidak mudah terpancing isu2 yang bisa memecah belah rakyatnya, saling menghormati dan menghargai satu sama lain, adalah kunci menjaga kebhinekaan di Minsel.(ted/hanny)

400 Koperasi Resmi Beroperasi Di Kabupaten Minsel

Kadis Koperasi Dan UKM Minsel Meity Netty Tumbuan MSi

Amurang, SuaraKawanua – Dinas Koprasi Minsel, sesuai keputusan Kementerian Koperasi dan UKM RI melalui No.114/KEP/M.KUKM.2/XII/2016 membubarkan 457 koperasi di Kabupaten Minahasa Selatan. Pembubaran 457 koperasi di Minsel dengan alasan bertahun-tahun lamanya tak pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Minahasa Selatan, Meity Netty Tumbuan, SPd MSi membenarkan hal diatas. ‘’Ya, dari 857 jumlah koperasi di Minsel sebanyak 457 koperasi dinyatakan tak aktif. Bahkan, tidak pernah melaksanakan RAT selama bertahun-tahun. Dengan demikian, setelah dilaporkan ke Kementerian Koperasi dan UKM RI, maka keluarlah rekomendasi No.114/KEP/M.KUKM.2/XII/2016 untuk pembubaran 457 koperasi di Minsel,’’ujar Tumbuan.
Dikatakan Tumbuan lagi, mereka dibubarkan lantaran selama bertahun-tahun lamanya tidak melapor. Juga, tidak pernah melaksanakan RAT. Dengan demikian, ke-457 koperasi diatas tak taat aturan yang berlaku.
‘’Selain itu, pembubaran 457 koperasi penting. Oleh sebab itu, warga yang ingin membuat atau mendirikan koperasi harus memberikan teladan yang baik. Jangan setelah terbentuk, pikiran hanya selalu menunggu bantuan pemerintah,’’kata Tumbuan yang juga mantan Kepala Kantor Pengelola Kebersihan dan Pertamanan Minsel.
Ditambahkannya lagi, tujuan pembubaran 457 koperasi di Minsel dalam rangka pendataan dan penataan koperasi di tahun 2017. ‘’Jadi, di Minsel berjumlah 400 dari 857 koperasi setelah pembubaran 457 koperasi, atau lebih dari setengah jumlah koperasi di Minsel. Namun demikian, bila 400 koperasi di Minsel tidak juga bekerjasama dengan pemerintah, yaitu melaporkan jalannya RAT. pastilah, pihaknya akan mengusulkan untuk dilaksanakan pembubaran kembali,’’pungkas Tumbuan yang mantan Kabag Keuangan Setdakab Minsel tersebut.
(Hanny)

BPD Habis Masa Periode Akan Digera DiLakukan Prmilihan

BPD Yang Habis Periode Akan Segera Lakukan Pemilihan
Amurang,Lintas SuaraKawanua – Masa bakti kepengurusan BPD di 167 desa di Minsel tahun 2017 ini segera akan berakhir. Pasalnya, kepengurusan BPD sesuai Permendagri No.110 tahun 2016 tentang BPD selama enam tahun. Dan tahun 2011 silam Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE melantik pengurus dan anggota BPD di gedung Waleta Kantor Bupati Minsel. Dengan demikian, tahun 2017 ini kepengurusan BPD se-Minsel akan berakhir.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Minahasa Selatan Drs Efer Poluakan melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa Altin Sualang, S.STP MPA membenarkan hal diatas. ‘’Kepengurusan BPD di ada beberapa desa di Minsel tahun 2017 ini berakhir. Jadi, tahun 2017 ini juga akan dilaksanakan pemilihan pengurus BPD,’’ujar Sualang.
Dikatakannya lagi, sebelum dilaksanakan pemilihan, dibentuk panitia dan ditetapkan melalui keputusan Hukum Tua setempat. Panittia Pemilihan BPD paling banyak 11 orang.
‘’Terdiri atas, 3 orang perangkat desa. 8 orang unsur masyarakat keterwakilan jaga. Dalam jangka waktu 6 bulan sebelum masa keanggotaan BPD berakhir sudah dibentuk panitia,’’ kata matan Kasubag Protokol ini.
Ditambahkannya, sebelum pelaksanaan pemilihan BPD periode 2017-2022 pihaknya masih akan menunggu Peraturan Bupati (Perbup) tentang BPD. Perbup tersebut sementara dibuat pihaknya. Bila selesai, maka Perbup tersebut akan diberikan kepada Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE melalui Sekda Drs Danny H Rindengan, MSi untuk selanjutnya ditelaah sebaik mungkin.
‘’Setelah itu, bila Perbup tersebut sah. Maka perbup tersebut akan diberika kepada Hukum Tua di Minsel untuk selanjutnya dipelajari masing-masing panitia. Agar supaya, semua bentuk pelanggaran soal pemilihan BPD tidak terjadi. Karena memang, banyak pelanggaran terjadi saat proses pemilihan BPD. Termasuk, campur tangan Hukum Tua untuk memasukan orang dekatnya. Sekali lagi, kita tunggu Perbup lebih dulu,’’pungkas Sualang.
Masih banyak BPD di Minsel justru tidak harmonis dengan Hukum Tua. Namun, banyak pula BPD kondisinya berbalik 1000 persen mendukung pemerintah, tetapi bertolak belakang dengan Permendagri No.110 tahun 2016 tentang BPD.(hanny)

Pasangan CEP FDW Rayakan HUT Kepemimpinan Ke 1 Dengan Penuh Kesederhanaan

Amurang,Suarakawanua-Syukuran HUT Pertama kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan wakil bupati Franky Donny Wongkar (FDW), (PaKar) Pihak Pemkab Minsel mengelar Ibadah Syukur pada Senin (20/2/2017). Ibadah Syukur itu sendiri berjalan dengan penuh hukmat dan penuh sederhana. ibadah dipimpin Pdt Sofie Maki, STh dari BPMS GMIM. Hadir diantaranya,Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, Wabup FDW, Forkompinda, pejabat teras di Pemkab Minsel.

Bupati Tetty dalam sambutan usai ibadah menjelaskan, tak terasa genap 1 tahun kepemimpinan CEP-FDW. Bahwa, kami dilantik tanggal 17 Februari 2016 oleh Gubernur OD di Graha Bumi Beringin, Manado tahun kemarin.
“Sudah satu tahun kami melalui satu tahun kepemimpinan lami, dan semua hanya ini hanya merupakan kasih dan anugerah Tuhan, lewat kepercayaan seluruh warga Minsel bagi kami dan terima kasih patutlah kita naikkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Agung, yang kasih dan kemuliaan-NYA telah memampukan kita semua untuk berjuang, bekerja dan berkarya bersama bagi daerah tercinta,’’ Kata Paruntu.

Kata Ketua DPD II Partai Golkar Minsel ini, kita bangga, sebagaimana visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD Minsel tahun 2016-2021. Dan yang telah kita sosialisasikan kepada masyarakat. Maka perlu kami tegaskan bahwa komitmen kami adalah demi terwujudnya Kabupaten Minsel yang berdaya saing, beriman, mandiri, berbudaya, hebat dan terdepan melalui percepatan dan ketepatan pembangunan.

‘’Komitmen kita, bahwa sebelum kami dipilih, dipercayakan dan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati, sebuah ‘’goal’’ yang akan terus kami perjuangkan dengan apapun rintangan dan tantangannya. Kami tentu akan terus perjuangkan dengan apapun rintangan dan tantangan. Kami tentu menyadari, akan segala kekurangan, keterbatasan dan kemampuan. Sebagai manusia biasa, akan tetapi kami percaya bahwa dalam perkenan Tuhan Yang Maha Kuasa, melalui keberhasilan seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD dan Forkompinda dan segenap instansi vertical. Dunia usaha serta dukungan segenap masyarakat Minsel,’’ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam kaitan itu perkenankan kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan Forkopimda, segenap pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat. Juga segenap jajaran pemerintah dan seluruh komponen masyarakat yang selama ini telah memberikan dukungan doa. Bahkan, dedikasi dan kerja sama yang baik. Sehingga tugas-tugas pemerintah, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Minsel dapat terlaksana dengan optimal.

‘’Diakuinya, berbagai keberhasilan pembangunan disegala bidang juga telah membawa kita meraih berbagai penghargaan di tahun 2016. Baik di tingkat Provinsi, Nasional antaranya Indonesian Top Leader Award (Kartini Award)-Tokoh Indonesia 2016. Juga Anugerah Pangripa Nusantara Sulawesi Utara 2016, Kepala daerah Inovatif 2016, Kabupaten Peduli Hak Asas Manusia. Terbaik II JKN Nasional oleh TP PKK Minsel, Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional oleh SMPN 6 Ranoyapo, Harapan I Cerdas Cermat 4 Pilar tingkat Nasional oleh SMAN 1 Tenga,’’katanya.

Juga, juara pertama lomba kelurahan tingkat Provinsi Sulut tahun 2016 oleh Kelurahan Buyungon. Dan berbagai penghargaan bagi para penggiat kesehatan pada HKN 2016. Serta berbagai prestasi pendidikan oleh siswa-siswi Minsel serta banyak prestasi emas lainnya.(Ted/Hanny)

Bupati Minsel Percantik RSUD Amurang dengan Dana 15 M

Perindah RSUD Amurang, Bupati Tetty Anggarkan 15 M Di APBD 2017
Amurang, Suarakawanua- Perjuangan Bupati Minsel christiany Eugenia Paruntu SE guna memperindah RSUD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Amurang, guna memberikan peningkatan Pelayanan ditunjukan kepada masyarakat Minsel, Segera terkabul .Buktinya di Tahun 2017, RSUD Amurang mendapat, anggaran Dari APBD 2017 sebesar Rp 15 miliar  yang Pembagiannya Proyek pagar, gedung baru, Renovasi Dan penimbunan Dan Taman di Lahan RSUD Amurang. Dan dana 15 M itu Sendiri akan segera dilakukan di Tahun Berjalan ini.

Kepala Dinas Kesehatam Minsel dr Ternie didampingi Sekertaris Dinas dr Erwin Schouten membenarkan hal ini.  Menurutnya APBD 2017 RSUD Amurang kecipratan DAU Yang harus dimasukan Ke APBD dengan besaran Rp 15 miliar. Anggaran tersebut untuk Pembuatan pagar Dan penimbunan Lahan, rehap, Pembangunan Ruangan Baru dan pembuatan taman rumah sakit tersebut, ” Kata Paruntu Dan Schouten

 Menurut Keduanya, dana Yang Yang besarnya Sekitar 15 M, itu   semua merupakan perjuangan Bupati christiany Eugenia Paruntu SE Dan Wabup Franky Donny Wongkar SH.

” Diakuinya, bahwa Tahun 2016 Lalu Sudah dibangun pagar Bagian Depan, Tapi dengan dilanjutkan Pembangunan pagar keliling, Pembangunan Kantor Baru, rehap, Penimbunan Dan pembangunan Taman RSUD Amurang itu akan memperindah RSUD anggaran 15 M ditahun 2017, Hal Penunjukan Betapa pedulinya Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE Dan Wabup Franky Dony Wongkar SH yang memperindah Kabupaten Minsel lebih khusus RSUD Amurang.

Dijelaskannya Lagi, untuk Proyek dana 15 M  akan dilakukan pada  Awal tahun Berjalan . Dan Kami pastikan Semuanya akan Berjalan Sesuai dengan Harapan.
” Untuk Pemenang lelang Proyek pagar Dan penimbunan tanah dipisahkan dalam bebeapa paket. 

Jadi, Proyek di RSUD Amurang Menjadi beberapa  Volume dengan Pekerjaan Sesuai masa Kalender. Dan mungkin, pihaknya Ingin agar kontraktor Pemenang diharapkan dapat melaksanakan tanggungjawabnya Dengan Baik. Karena Ingat, baik kontraktor maupun RSUD Amurang diawasi Oleh Elemen masyakat Dan Pengawas Proyek. “Tutup Paruntu Dan Schouten. (Hanny)

Pasla : Pulau Popareng Layak Untuk lokasi Wisata 


Amurang,SuaraKawanua– Ternyata sangat banyak Potensi wisata yang layak untuk dijual ke kalangan Investor, Buktinya, potensi pariwisata di Minsel sangat banyak tapi sayangnya, sejumlah wisata itu  belum dikelola secara maksimal. Itu dikarenakan, belum adanya investor yang secara serius berinvestasi. Mereka datang dan melihatnya, tapi tidak ada niat untuk memaksimalkan potensi objek wisata tersebut.

‘’Kini, Pemkab Minsel kembali berencana ‘menjual’ objek wisata baru. Objek tersebut tidak ada tandingannya. Jadi, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Minsel sedang mempersiapkan hal tersebut,” ujar Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Minsel Franki Pasla, SE MSi.

Menurut Pasala, lokasi objek wisata yang akan dijual kepada investor luar atau dalam negeri adalah pulau Popareng. Pulau Popareng terletak di Kecamatan Tatapaan. Pulau ini akan dijual kepada pihak pengembang pariwisata yang ada.

‘’Ya, sekarang kami telah mempersiapkan berkas-berkasnya. Karena memang, informasinya pulau Popareng memiliki banyak spesies yang tak ada di pulau lain di Indonesia. Yang pasti, pulau Popareng akan dijual untuk jadi lokasi objek wisata. Bukan lokasi lain yang tidak diinginkan pemerintah,” tambanya.

Selain pulau Popareng, Pasla mengatakan ada lokasi objek wisata lainnya juga akan dijual kepada investor. ‘’Penjualan karena pemerintah tidak dapat mengembangkan sendiri tanpa ada investor. Selain itu, pemerintah memahami tak memiliki pengalaman untuk mengolanya,” paparnya.

Dengan demikian, lanjut dia, bila rencana ini terealisasi maka pendapatan asli daerah (PAD) akan meningkat tajam. “Ini sesuai dengan program Bupati Christiany Eugenia Paruntu bahwa di tahun 2017 ini akan berupaya meingkatkan objek wisata untuk menggaet lebih banyak lagi turis datang berkunjung di Sulut dan Minsel,” Kata Mantam Kabid Keswan ini.(hape)