Sat Pol PP Dan KPPTSP Di Minta Tertibkan Bangunan Sarang Walet Di Kota Amurang


Amurang ,LintasSuaraKawanua-sarang Burung walet di Kota Amurang tidak memiliki ijin seakan lepas kendali dari peraturan yang berlaku, sehingga menyebabkan warga sekitar resah. Pasalnya, keberadaan burung-burung walet itu kerap menimbulkan suara berisik, dan dianggap telah mengganggu ketenteraman dan ketenangan masyarakat sekitar, terutama saat hendak beristirahat.

Usaha pengelolaan dan budidaya sarang burung walet di Kota Amurang tidak memiliki surat ijin ini, dibangun diantara pemukiman penduduk ada juga yang dibangun dikawasan pertokoan kota Amurang, yang Pada umumnya didaerah lain kita temui bangunan gedung usaha sarang burung walet letaknya berada diareal perkebunan yang jauh dari pemukiman penduduk, akibat dari bisnis ini nantinya berpotensi menimbulkan dampak negatif jika tidak diusahakan secara benar, seperti gangguan terhadap kesehatan manusia, kelestarian lingkungan, ketertiban masyarakat, dan tata ruang kota.
Menjamurnya pembangunan gedung sarang burung walet diduga tak berijin menjadi perbincangan hagat diantara para warga, mereka menilai pemerintah daerah tak tegas dalam melakukan penataan.
Kepala kantor pelayanan perijinan terpadu satu pintu Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky Pasla, saat di konfirmasi terkait keberadaan bangunan-bangunan diatas mengatakan, setahunya selama ini belum pernah menandatangani surat ijin pendirian bangunan gedung untuk burung sarang walet diMinahasa Selatan.
“Selama ini saya belum pernah tanda tangan ijin burung sarang walet tegasnya, dan kalaupun itu benar dan ada kami akan koordinasi dengan pihak Sat Pol PP untuk memeriksa bangunan-bangunan yang ada, karena Sat Pol PP selaku pengamanan Peraturan Daerah (Perda) di Minsel, jika memang tak memilki ijin maka akan dibongkar” tutup Pasla.(Ted)

Iklan