Tetty Loby Pabrik Kosmetik Masuk Minsel

Amurang, SuaraKawanua- Kerja Keras dan Aksi Lobi Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH terus Berupaya, menarik investor untuk masuk di Kabupaten Minsel. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya sebuah pabrik kosmetik di wilayah Kecamatan Modoinding.

Modoinding dipilih sebagai lokasi pabrik karena kosmetik yang akan diproduksi menggunakan bahan baku utama dari bawang putih.
Bawang putih yang dikenal luas sebagai salahsatu bumbu penyedap masakan dan obat ini, telah berhasil dikembangkan di Modoinding, dataran tinggi nan dingin, yang dikenal dengan produsen terbesar hurtikultura di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Mantan anggota DPRD Minsel Jones H Kaseger, SE mengatakan, Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dan calon investor pabrik kosmetik usai meninjau kecamatan Modoinding, melanjutkan pertemuan kembali di Jakarta guna menindaklanjuti rencana pembangunan pabrick cosmetik.

Pada pertemuan itu, katanya, Tetty, sapaan akrab Bupati Minsel ini telah memberikan gambaran konprehensif mengenai potensi alam dan etos kerja warga Modoinding dalam mengembangkan tanaman hortikultura.
Pada pertemuan itu, kata Kaseger, Bupati Tetty sempat juga menunjukkan sampel bawang putih produksi Modoinding yang sangat berkwalitas dibanding bawang putih produksi daerah lain.
“Bawang putih Modoinding ini dipastikan akan menjadi pilot projek di Sulawesi Utara,’’ jelas Kaseger, yang mantan anggota DPRD Minsel ini.
Dikatakan, berdasarkan hasil pertemuan tersebut, pihak inverstor menyatakan keinginannya untuk berkunjung dan meninjau langsung bakal lokasi pabrik di Modoinding.

“Setelah itu, akan langsung ditindaklanjuti dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU),” ungkapnya.
Menurutnya, MoU ditandatangani, pabrik akan segera dibangun karena pengurusan izinnya di KPPTSP Minsel telah dipercayakan saya untuk memroses,’’ ungkap distributor pupuk Urea ini.
Kaseger menyatakan apresiasi kepada Bupati Tetty karena menyatakan akan ikut melakukan pemantauan terhadap proses penerbitan izin agar bisa berjalan lancar.
“Ibu bupati bilang jangan sampai ada masalah sepanjang memenuhi semua syarat yang ditentukan,” kata Kaseger.(Hanny)

Iklan