Rabies Merambah Minsel,Penyumtikan Hewan anjing Harus Merata

Amurang,SuaraKawanua-Mengantisipasi menyebarnya Bitus Rabies ke hewan peliharaan warga, instansi teknis atau Dinas terkait harus melakukan penyuntikan vaksinasi terhadap hewan peliharaan Anjing. Demikian Disapaikan Kepala Dinas Kesehatan Minsel, dr. Ternie Paruntu kepada media ini. Dengan adanya anak yang mati karena digigit anjing yang sudah terinveksi rabies pada pekan kemarin. Hal ini harua segera diantisipasi dengan penyuntikan hewan yang sudah terjangkit rabies.” vaksinasi harus dilakukan secara merata oleh instansi teknis, karena mengingat jika hewan anjing sudah terinveksi rabies hal itu akan membayakan warhga.” himbaunya.
Dirinya menambahkan, seharusnya Dinas terkait selalu melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan sehingga potensi rabies di Minsel dapat berkurang. Setidaknya setiap 6 (enam) bulan sekali dilakukan penyuntikan vaksinasi kepada hewan Anjing.
“Jika seseorang digigit hewan Anjing, maka hewan Anjing yang menggigit harus diawasi. Bila terinfeksi Rabies, segera cari pertolongan medis. Penyakit Rabies dapat diobati, namun harus dilakukan sedini mungkin sebelum menginfeksi otak,” tambah Ternie Paruntu.
Hal terpenting yang jarang diketahui adalah penyebaran Rabies sebenarnya menyebar lewat liur. Jadi apabila ada liur yang mengandung Rabies akan mudah menyebar lewat luka bahkan bekas cakaran hewan peliharaan.(han)

Iklan