Langi : Laksanakan Tugas Sesuai Aturan

HARUS TEGAS: Kombes Pol Roycke Langie saat ditemui di kantornya di Polres Metro Jakarta Barat.

Sosoknya bersahaja dan ramah. Sikap kerendahan hati terpancar saat sedang berbincang. Kendati begitu, wibawanya tetap terjaga. Dialah Komisaris Polisi (Kombes Pol) Roycke Harry Langie. Putra Minahasa Selatan yang dipercayakan Kapolres Metro Jakarta Barat.

LULUSAN SMA Negeri 7 Manado belum lama didaulat Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Barat. Ditemui kemarin (12/10), masih berseragam dinas lengkap. Ia tampak tersenyum lebar saat menerima kunjungan wartawan Manado Post. Pria asli Desa Pakuweru, Tenga, Minahasa Selatan itu tampak gagah. Namun dibalik itu, ada perjalanan panjang tak nikmat yang dilewatinya. Untuk mencapai satu titik dalam hidup, diakui Langie, tidak ada yang instan. “Semua tidak mudah. Karena saya tahu tidak ada yang instan,” ucap polisi yang dikenal dengan sapaan Oyc ini.
Pria yang pernah mengenyam pendidikan di SD GMIM 34 Manado itu memulai ceritanya usai dia melepas seragam putih abu-abu. Perjuangan dan tekadnya diuji. Cita-citanya menjadi aparat penegak hukum di lembaga kepolisian harus dibayar mahal dengan meninggalkan keluarga dan merantau di luar pulau. “Setelah SMA, saya ke Akpol (Akademi Kepolisian). Dulunya AKABRI Kepolisian. Saya angkatan 1994. Tempatnya di Semarang Jawa Tengah,” ujar Langie, ketika ditemui di Mapolres Metro Jakarta Barat.
Setelah tamat dari Akpol, lulusan SMP Katolik Santu Mikhael Manado itu langsung mendapat tugas di Polda Jawa Barat (Jabar). Tepatnya di Bandung pada tahun 1995. Kemudian, pada Agustus 1995 ia ditempatkan di Polres Indramayu(manadoline)

Iklan