Bupati  CEP Permuda Investor Lakukan Investasi Di Minsel


Amurang, SuaraKawanua-Bupati Minahasa Selatan Christany E Paruntu,SE Memberikan Kemudahan bagi para Investor untuk melakukan Pengurusan Izin di Kabupaten Minsel, dan hal ini disambut baik para investor yang akan masuk di Kabupaten Minsel.  Selaku Investor kami kami menyambut baik kemudahan izin usaha dan pemangkasan birokrasi berbelit, yang kini diterapkan oleh Pemkab Minsel. Hal ini menjadi salah satu jaminan pemerintah yang membuat pengusaha tertarik. Untuk melakukan Investasi di Kabupaten Minsel. ” Selaku pelaku Usaha, merasa puas dengan pelayanan prijinan yang diterapkan oleh Pemkab Minsel, karena selain mempermudah pengurusan ijin sistem birokrasi di Kabupaten Minsel dijamin aman oleh pelaku Investasi.” kata sejumlah Pelaku usaha. 

Salah satu investor yang paling serius adalah PT Ria Prima Sejahtera Lestari. Perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit tenaga listrik ini, telah mengajukan izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bio Massa (PLTBM).
Nilai investasinya pun tidak tanggung- tanggung..Direktur Utama PT RPSL Duncan Kuncara, mereka telah mengalokasikan dana sebesar 15 juta USD atau sekira Rp200 miliar.
“Kami telah menyediakan dana sebesar 15 juta US Dolar. Dana ini untuk membangun konstruksi pembangkit listrik,” aku Duncan.
Dana sebesar itu jelas Duncan, untuk anggaran pembangunan PLTBM dengan kemampuan 10 mega watt (MW). Sebenarnya kata dia, mereka mengusulkan pembangkit berkekuatan 20 MW, namun PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya mengetujui 10MW.
“Kami sudah usulkan pembangunan pembangkit listrik sebesar 20 mega watt, tapi kebutuhan listrik di daerah ini terhitung saat kami beroperasi, hanya 10 mega watt,” jelas Duncan.
Dia memperkirakan, pembangkit listrik yang akan berdiri di Desa Popontolen, akan mulai beroperasi pada pertengahan 2018 nanti. “Bulan Februari tahun depan (2017, red) pembangunan konstruksinya sudah dimulai. Lamanya pembangunan sekira 14 bulan,” ungkap Duncan.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) Franki Pasla SE mengatakan, mereka telah melaksanakan rapat koordinasi untuk evaluasi izin pembangunan PLTBM di Minsel. “Kemungkinan besar, hari ini (kemarin, red) izinnya sudah keluar. Sehabis survei lapangan, kami langsung mengeluarkan izin perusahaan tersebut,” aku Pasla.(tim)

Iklan