Eirene Noni Sulut 2016

Amurang,SuaraKawanua-Irene, demikian biasa dia disapa merupakan lulusan Les Roches International School of Hotel Management Switzerland Prestasi, juara 3 three point conteset DBL Sulut 201, top 100 Switzerland’s Got Talent, menjadi Director of Vocal Les Roches Musician Community, Wakil II Lumimuut Minsel 2016, Duta Anti Miras Minsel 2016, Noni Sulut 2016, Kreasi Batik Minahasa Noni Sulut 2016 sekaligus menjadi Duta Batik Minahasa.

Irene disaat diminta konfirmasi Senin (19-9-2016) kemarin, mengatakan kalau dirinya sempat kaget disaat malam grand final Noni Sulut tahun 2016. Bahwa dirinya terpilih sebagai Noni Sulut tahun 2016, disisi lain Irene bergembira. Tetapi disisi lain banyak tugas dan tanggun jawab yang diembankan, terutama untuk mempromosikan wisata yang ada di Sulut dan tak lupa juga untuk Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Karena Kabupaten Minsel sendiri, merupakan awal saya dari karir di ajang pemilihan Toar dan Lumimuut meski hanya menyabet Wakil II Lumimuut Minsel.

“Puji Tuhan…saya secara pribadi kaget kalau saya terpilih sebagai Noni Sulut tahun 2016. Ini semua berkat doa dan dukungan dari kedua orang tua saya, yang tiap hari selalu mendoakan saya setiap apa yang saya kerjakan dan saya lakukan. Terima kasih papa dan mama,”ujar putri yang tinggalnya di Tenga Kecamatan Tenga Kabupaten Minsel.

Noni Sulut tahun 2016 yang memiliki nama lengkap Eirene Dili Astris Tambun, BBA yang lahir di Manado tanggal 17 Juli tahun 1995 ini menuturkan. Kalau dirinya dalam ajang bergengsi ini tidak akan menyianyiakan kepercayaan yang diberikan, kiranya kedepan Tuhan ijinkan saya sendiri akan bertarung ke Putri Indonesia ataupun Mis Indonesia.  

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulut yang telah mempercayakan saya untuk menjadi Noni Sulut tahun 2016, kepercayaan ini saya tidak akan sia-siakan. Saya bermohon juga tetap terus dukung saya dalam doa kiranya setelah mendapat perikat Noni Sulut tahun 2016, saya akan berupaya agar bisa masuk dalam ajang lebih bergengsi lagi, seperti Pemilihan Putri Indonesia,”harap dari anak kedua dari dua bersaudara dari Keluarga papa Antonio dan Mama Lydia Suzanne Astrice Tambun. (hanny)

Iklan